Blog Belajar Mengajar Blog Belajar Mengajar
Headlines News :

Artikel Terbaru

Download Kumpulan Prosem SD Kurikulum 2013 dan Berkarakter Terbaru dan Terlengkap

Semua File kami simpan di Ziddu. Untuk mendownload hilangkan tanda centang pada tulisan Download with ziddu accelerator and get recommended offers. Masukan verifikasi kode dan selanjutnya klik Download. Bila mengalami kesulitan  atau link Download Rusak atau Demam, silahkan hubungi kami  melalui kotak komentar atau layangkan surat via Fb dan Tweet yang sudah kami sediakan. Selamat Menebar Ilmu dan Menabur Amal. Salam Edukasioner!

Untuk Mata Pelajaran Yang Belum Ada Insya Allah Secepatnya Kami sediakan Link Downloadnya.

    PROGRAM SEMESTER KELAS 1

    Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 1 Semester 1

    Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 1 Semester 2

    PROGRAM SEMESTER KELAS 2

    Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 2 Semester 1

    Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 2 Semester 2

    PROGRAM SEMESTER KELAS 3

    Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 3 Semester 1

    Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 3 Semester 2

    PROGRAM SEMESTER KELAS 4

    Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 4 Semester 1

    Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 4 Semester 2

    PROGRAM SEMESTER KELAS 5

    Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 5 Semester 1

    Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 5 Semester 2

    PROGRAM SEMESTER KELAS 6

    Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 6 Semester 1

    Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 6 Semester 2

    PROGRAM SEMESTER BAHASA INGGRIS

    Program Pembelajaran / Program Semester Bahasa Inggris Semester 1

    Program Pembelajaran / Program Semester Bahasa Inggris Semester 2

    PROGRAM SEMESTER PAI

    Program Pembelajaran / Program Semester PAI Semester 1

    Program Pembelajaran / Program Semester PAI Semester 2

    PROGRAM SEMESTER PENJASKES / PJOK

    Program Pembelajaran / Program Semester Penjas / PJOK Semester 1

    Program Pembelajaran / Program Semester Penjas / PJOK Semester 2

   
REFERENSI LAINNYA
PROGRAM SEMESTER SD

Download Kumpulan Prota SD Kurikulum 2013 dan Berkarakter Terbaru Terlengkap

Semua File kami simpan di Ziddu. Untuk mendownload hilangkan tanda centang pada tulisan Download with ziddu accelerator and get recommended offers. Masukan verifikasi kode dan selanjutnya klik Download. Bila mengalami kesulitan  atau link Download Rusak atau Demam, silahkan hubungi kami  melalui kotak komentar atau layangkan surat via Fb dan Tweet yang sudah kami sediakan. Selamat Menebar Ilmu dan Menabur Amal. Salam Edukasioner!

Untuk Mata Pelajaran Yang Belum Ada Insya Allah Secepatnya Kami sediakan Link Downloadnya.

   
  PROGRAM TAHUNAN SD


  PROGRAM TAHUNAN KELAS 4

   PROGRAM TAHUNAN KELAS 5
PROGRAM TAHUNAN KELAS 6

Download Kumpulan Silabus SD Kurikulum 2013 dan Berkarakter Terbaru dan Terlengkap

Semua File kami simpan di Ziddu. Untuk mendownload hilangkan tanda centang pada tulisan Download with ziddu accelerator and get recommended offers. Masukan verifikasi kode dan selanjutnya klik Download. Bila mengalami kesulitan  atau link Download Rusak atau Demam, silahkan hubungi kami  melalui kotak komentar atau layangkan surat via Fb dan Tweet yang sudah kami sediakan. Selamat Menebar Ilmu dan Menabur Amal. Salam Edukasioner!

Untuk Mata Pelajaran Yang Belum Ada Insya Allah Secepatnya Kami sediakan Link Downloadnya.
 
    Silabus Tematik Kurikulum 2013

    SILABUS  TEMATIK KELAS 1
    SILABUS  TEMATIK KELAS 2
    SILABUS  TEMATIK KELAS 3
    SILABUS  TEMATIK KELAS 4
    SILABUS  TEMATIK KELAS 5
    SILABUS  TEMATIK KELAS 6

    Silabus Tematik Kelas 1 SD Berkarakter

    Silabus Tema Pengalaman Semester 1
    Silabus Tema Kegemaran Semester 1
    Silabus Tema Keluarga Semester 1
    Silabus Tema Lingkungan Semester 1
    Silabus Tema Diri Sendiri Semester 1
    Silabus Tema Budi Pekerti Semester 1
    Silabus Tema Permainan Semester 2
    Silabus Tema Lingkungan Semester 2
    Silabus Tema Peristiwa Semester 2
    Silabus Tema Kesehatan Semester 2
    Silabus Tema Keluarga Semester 2
    Silabus Tema Kebersihan Semester 2
    Silabus Tema Diri Sendiri Semester 2

    SILABUS TEMATIK Berkarakter  KELAS DUA

    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Kesehatan semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Kesehatan semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Lingkungan semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Lingkungan semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Peristiwa semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Peristiwa semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Diri Sendiri semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Budi Pekerti semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Hiburan semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Kegemaran semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Tempat Umum semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter SD Tema Kegiatan Sehari-hari semester 2

    SILABUS TEMATIK BERKARAKTER KELAS 3 SD

    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Tempat Umum Semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Lingkungan Semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Pengalaman Semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Hiburan Semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Kesehatan Semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Kegiatan Semester 1
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Kegemaran Semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Pertanian Semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Permainan Semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Pendidikan Semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Kerajinan Tangan Semester 2
    Silabus Tematik Berkarakter Kelas 3 SD Tema Keperluan Sehari-hari Sem 2

    Silabus Berkarakter Kelas 4 SD/MI

    Silabus Bahasa Indonesia Berkarakter Kelas 4 SD sms 1
    Silabus Bahasa Indonesia Berkarakter Kelas 4 SD sms 2
    Silabus Matematika Berkarakter Kelas 4 SD sms 1
    Silabus Matematika Berkarakter Kelas 4 SD sms 2
    Silabus PKn Berkarakter Kelas 4 SD sms 1
    Silabus PKn Berkarakter Kelas 4 SD sms 2
    Silabus IPS Berkarakter Kelas 4 SD sms 1
    Silabus IPS Berkarakter Kelas 4 SD sms 2
    Silabus IPA Berkarakter Kelas 4 SD sms 1
    Silabus IPA Berkarakter Kelas 4 SD sms 2
    Silabus TIK Berkarakter Kelas 4 SD sms 1
    Silabus TIK Berkarakter Kelas 4 SD sms 2

    Silabus Berkarakter Kelas 5 SD

    Silabus Matematika Kelas 5 SD Semester 1
    Silabus Matematika Kelas 5 SD Semester 2
    Silabus SAINS/IPA Kelas 5 SD Semester 1
    Silabus SAINS/IPA Kelas 5 SD Semester 2
    Silabus Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Semester 1
    Silabus Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Semester 2
    Silabus IPS Kelas 5 SD Semester 1
    Silabus IPS Kelas 5 SD Semester 2
    Silabus TIK Kelas 5 SD Semester 1
    Silabus TIK Kelas 5 SD Semester 2
    Silabus PKn Kelas 5 SD Semester 1
    Silabus PKn Kelas 5 SD Semester 2

    Silabus Berkarakter Kelas 6 SD

    Silabus PKn Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    Silabus PKn Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2
    Silabus IPA Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    Silabus IPA Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2
    Silabus IPS Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    Silabus IPS Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2
    Silabus TIK Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    Silabus TIK Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2
    Silabus Matematika Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    Silabus Matematika Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2
    Silabus Bahasa Indonesia Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    Silabus Bahasa Indonesia Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2

    Silabus Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD

    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 1 SD Semester 1
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 1 SD Semester 2
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 2 SD Semester 1
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 2 SD Semester 2
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 3 SD Semester 1
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 3 SD Semester 2
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 4 SD Semester 1
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 4 SD Semester 2
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 5 SD Semester 1
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 5 SD Semester 2
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    SILABUS Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2

    Silabus PAI Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD

    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 1 SD Semester 1
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 1 SD Semester 2
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 2 SD Semester 1
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 2 SD Semester 2
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 3 SD Semester 1
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 3 SD Semester 2
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 4 SD Semester 1
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 4 SD Semester 2
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 5 SD Semester 1
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 5 SD Semester 2
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    SILABUS PAI Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2

    Silabus PENJAS / PJOK Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD

    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 1 SD Semester 1
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 1 SD Semester 2
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 2 SD Semester 1
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 2 SD Semester 2
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 3 SD Semester 1
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 3 SD Semester 2
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 4 SD Semester 1
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 4 SD Semester 2
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 5 SD Semester 1
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 5 SD Semester 2
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    SILABUS PJOK / PENJAS Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2

    Silabus SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD

    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas  SD Semester 1
    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 3 SD Semester 2
    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 4 SD Semester 1
    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 4 SD Semester 2
    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 5 SD Semester 1
    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 5 SD Semester 2
    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 6 SD Semester 1
    SILABUS SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 6 SD Semester 2

  

Fenomena Gerhana Bulan di Mars Diabadikan


Phobos, bulan Mars yang lebih besar, menutupi Deimos, bulan Mars yang berukuran lebih kecil. Fenomena tersebut diabadikan oleh wahana Curiosity. | NASA

KOMPAS.com — Satu tahun berada di Mars, Curiosity kembali menyuguhkan pemandangan berharga. Kali ini, wahana berbiaya 2 miliar dollar AS itu menyuguhkan pemandangan gerhana Bulan di Mars.

Mars memiliki dua buah satelit, atau bisa juga disebut bulan, yang mengorbitnya. Satelit yang besar bernama Phobos dan yang kecil bernama Deimos.

Gerhana bulan di Mars yang dipotret istimewa karena bukan terjadi karena bulan ditutupi bayangan planet seperti di Bumi. Gerhana ini terjadi karena bulan satu menutupi bulan lain, Phobos menutupi Deimos.

Diberitakan Daily Mail, Senin (19/8/2013), Curiosity berhasil mengabadikan momen ketika Phobos melintas di depan Deimos dalam 41 foto dan video berdurasi 30 detik.

Foto dan video gerhana yang direkam pada 1 Agustus 2013 ini ditangkap oleh salah satu perangkat kamera Curiosity yang bernama Mastcam.

Bukan cuma menyuguhkan pemandangan gerhana di Mars, foto dan video juga bisa menguak lebih banyak misteri soal Phobos dan Deimos, di antaranya tentang lubang pada dua bulan itu dan orbitnya.

"Tujuan utama dari video ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai orbit sehingga kita bisa mengukur pengaruh Phobos pada pasang di permukaan padat Mars, memberikan pengetahuan tentang interior Mars," kata Mark Lemmon dari Texas A&M University.

"Kami juga mendapatkan data yang cukup untuk mendeteksi variasi massa jenis Phobos serta kemungkinan apakah orbit Deimos berubah secara sistematik," tambahnya.

Phobos diketahui bergerak secara perlahan mendekati Mars. Sebaliknya, orbit Deimos justru secara bertahap bergerak menjauhi Mars.

Phobos memiliki ukuran yang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Bulan yang dimiliki Bumi. Diameter Phobos hanya 22 kilometer, atau tidak sampai satu persen dari bulan yang memiliki diameter lebih kurang 3.476 kilometer.

Meskipun ukuran Phobos jauh lebih kecil daripada Bulan, tetapi ukuran Phobos yang dilihat dari Mars akan tampak seperti setengah ukuran bulan yang terlihat dari Bumi. Hal ini disebabkan oleh jarak Phobos ke Mars yang hanya sekitar 5.955 kilometer. Lebih dekat puluhan kali lipat dari jarak Bulan ke Bumi yang mencapai 384.633 kilometer.

Dr Lemmon dan rekannya menyatakan bahwa gerhana bulan di Mars terlihat sesaat setelah Curiosity diaktifkan untuk mengirimkan data kepada NASA's Mars Reconnaissance Orbiter di Bumi. Hal ini membuat pengamatan Curiousity tidak menghabiskan banyak energi.

Sampai saat ini Curiosity sudah melengkapi data hingga lebih dari 190 gigabit. Curiosity juga telah mengirimkan 36.700 foto lengkap serta 35.000 foto thumbnail. Selain itu, Curiosity juga telah menembakkan 75.000 laser untuk menyelidiki komposisi suatu obyek dan mengumpulkan serta menganalisis sampel material dari dua batuan.

Selama satu tahun di Mars, Curiosity telah berjalan lebih dari satu kilometer. Ia sempat menghabiskan waktu sekitar enam bulan untuk menganalisis batuan di wilayah Gale Crater, yakni sebuah lokasi yang diyakini memiliki berbagai elemen pendukung kehidupan mikroba.

Kini Curiosiy telah bergerak sejauh 700 meter dari tempat tersebut untuk melanjutkan perjalanan panjang menuju Gunung Sharp. Di tempat ini, Curiosity akan menganalisis lapisan terendah dari gunung yang menjulang setinggi 5,6 kilometer di tengah Gale Crater.

Analisis pada lapisan batuan Gunung Sharp diyakini mampu membantu para peneliti mengungkap perubahan lingkungan yang terjadi di Mars dari waktu ke waktu. (Dyah Arum Narwastu)
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Di Manakah Tempat dengan Percepatan Gravitasi Terendah?


Besaran gravitasi Bumi ternyata bervariasi di setiap wilayah. Tempat yang lebih tinggi seperti Gunung Everest (tengah) punya gravitasi lebih rendah. Dengan demikian, manusia yang berada di wilayah itu akan memiliki berat lebih rendah. | Curtin University
KOMPAS.com — Gravitasi hampir selalu diasumsikan sama di semua wilayah di Bumi. Namun kenyataannya, besaran gravitasi bervariasi dari satu tempat dengan tempat lain.

Christian Hirt dari Curtin University di Perth dan rekannya mengombinasikan data gravitasi yang diperoleh dari satelit dan data topografi untuk menyusun peta gravitasi Bumi.

Peta mencakup wilayah antara 60 derajat Lintang Utara hingga 60 derajat Lintang Selatan, meliputi 80 persen dari seluruh wilayah Bumi.

Peta terdiri dari 3 miliar titik dengan resolusi 250 meter. Dengan komputer standar, perlu 5 detik untuk menyelesaikan satu titik. Dengan superkomputer, peneliti menyelesaikan seluruhnya dalam 3 minggu.

Sebelum pembuatan peta ini, peneliti pernah melakukan pengukuran dengan metode standar. Mereka menemukan, tempat dengan gravitasi terendah adalah khatulistiwa dan tertinggi adalah Arktik.

Berdasarkan pengukuran itu, percepatan gravitasi di khatulistiwa 9.7803 m/s2 sementara di permukaan Arktik sebesar 9.8337 m/s2.

Pemetaan oleh Hirt menunjukkan perbedaan percepatan gravitasi yang lebih ekstrem. Tempat dengan gravitasi terendah adalah Gunung Nevado Huascaran di Peru, sementara yang tertinggi tetap Arktik.

Percepatan gravitasi di Gunung Nevadi Huascaran adalah 9.7639 m/s2 sementara di wilayah Arktik sebesar 9.8337 m/s2.

"Munculnya Nevado sebagai wilayah dengan percepatan gravitasi terendah cukup mengagetkan karena gunung ini terletak 1.000 kilometer di selatan garis khatulistiwa," kata Hirt seperti dikutip dari New Scientist, Senin (19/8/2013).

"Jarak suatu wilayah dengan garis khatulistiwa lebih berpengaruh pada kenaikan percepatan gravitasi daripada ketinggian gunung dan anomali lokal," imbuhnya.

Jika seseorang menjatuhkan benda secara bersamaan dari ketinggian 100 meter dari Nevado dan Samudera Arktik, maka benda yang jatuh di Samudera Arktik akan mencapai permukaan Bumi 16 milidetik lebih dulu daripada yang ada di Nevado.

Perbedaan ini juga akan berpengaruh pada berat seseorang. Seseorang yang berada di Arktik akan memiliki berat satu persen lebih besar daripada jika ia berada di Nevado. Namun, gaya gravitasi ini hanya berpengaruh pada berat, sedangkan massa yang dimilikinya tetap.

Pengukuran yang lebih akurat mengenai medan gravitasi di Bumi sangatlah diperlukan dalam proses pembangunan di Bumi. Pembuatan lorong, waduk, hingga bangunan-bangunan tinggi membutuhkan data gravitasi lokal untuk memandu mengukur ketinggian yang mungkin diaplikasikan pada bangunan tersebut. (Dyah Arum Narwastu)
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Riset Geokimia Mengubah Sejarah Sumatera


Sumatera | courses.washington.edu

KOMPAS.com — Konsep pembentukan Pulau Sumatera yang selama ini diyakini oleh para ahli ternyata salah. Prof Dr Iskandar Zulkarnain, profesor riset LIPI yang dikukuhkan pada Rabu (21/8/2013), memaparkan hal tesebut dalam orasi berjudul "Geokimia Batuan sebagai Jendela Proses Geologi Masa Lalu dan Lentera Pemandu Penemuan Endapan Logam."

Semula, diyakini bahwa dalam proses pembentukannya, blok Sibumasu dan blok Sumatera bagian barat, yang keduanya bersifat kontinen (benua), bertabrakan sehingga membentuk Patahan Sumatera yang membentang sepanjang bagian utara hingga selatan Pulau Sumatera. Karena sifat kedua blok pembentuk Sumatera sama-sama kontinen, maka seluruh Pulau Sumatera dianggap sebagai tepian dari benua Eurasia yang bersifat homogen.

Sementara itu, diyakini pula tumbukan antara lempeng samudra (lempeng Hindia-Australia) dan lempeng daratan Eurasia (termasuk Sumatera) telah menimbulkan subduksi (penunjaman) di lautan yang sejajar dengan pulau-pulau kecil di barat Sumatera.

Dalam penelitian geokimia batuan yang telah dimulai dari tahun 1994, Iskandar menemukan fakta lain tentang sejarah pembentukan geologi Pulau Sumatera. Patahan Sumatera ternyata terbentuk melalui sebuah sistem kompleks yang tidak hanya melibatkan dua blok kontinen, tetapi juga lempengan samudra.

Iskandar dan timnya mengumpulkan batuan vulkanik dari banyak daerah di sekitar Patahan Sumatera, mulai dari Provinsi Lampung hingga Kabupaten Madina, Provinsi Sumatera Utara. Mereka menganalisis batuan-batuan tersebut tidak hanya berdasarkan unsur-unsur utama (major elements), tetapi juga mencakup unsur jejak (trace elements) dan unsur jarang (rare earth elements).

Berdasarkan pola yang terbentuk dari analisis konsentrasi kandungan elemen mikro dan elemen jarang, Iskandar menyimpulkan jika sejarah geologi Sumatera yang diyakini selama ini salah dan harus diubah.

"Sumatera dibentuk oleh dua buah segmen yang berbeda karakter. Sebelah barat berkarakter busur kepulauan, yakni karakter yang terbentuk karena tabrakan samudra dengan samudra, sedangkan sebelah timur bersifat kontinen (benua)," ujarnya.

Iskandar menambahkan jika pada masa purba, terjadi tabrakan antar-samudra yang membentuk subduksi pada Patahan Sumatera. Tabrakan ini mendorong patahan Sumatera bergerak ke timur dan bertabrakan lagi dengan benua Eurasia yang akhirnya membentuk subduksi pada kepulauan di barat Sumatera.

Kondisi ini dapat menjawab berbagai pertanyaan mengenai bencana alam yang sering kali terjadi di kawasan Patahan Sumatera. "Sejauh ini wilayah timur Sumatera lebih aman daripada yang barat. Jika di sebelah barat terdapat penujaman purba, maka wilayah ini relatif menjadi mudah bergerak karena dia sebenarnya tidak homogen," tambah Iskandar.

Riset geokimia batuan yang mengubah sejarah geologi Sumatera ini juga menimbulkan konsekuensi logis mengenai potensi mineral di Pulau Sumatera. Mineral yang selama ini terkonsentrasi di sebelah barat mungkin saja juga terkandung di lapisan tanah pada bagian timur.

Riset ini juga dapat membuat proses pencarian endapan logam menjadi lebih efektif karena adanya rantai proses yang dipangkas dan biaya yang menjadi lebih rendah.

Iskandar menyatakan, geokimia batuan memungkinkan manusia menemukan endapan logam hanya dengan menggunakan sistem sampling tanpa perlu melakukan eksplorasi detail terlebih dahulu.

Jika hasil analisis menunjukkan adanya potensi logam pada tempat ditemukannya batuan tersebut, maka eksplorasi dapat dilanjutkan. Sebaliknya, jika ternyata wilayah itu tidak berpotensi, maka lokasi tersebut dapat ditinggalkan untuk menemukan lokasi lain yang lebih berpotensi. (Dyah Arum Narwastu)
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Ilmuwan Ciptakan Jam Paling Akurat di Dunia


Jam | Metmuseum
JAKARTA, KOMPAS.com — Ilmuwan AS menciptakan jam paling akurat di dunia. Jam ini mampu berdetak dengan tingkat variasi kurang dari dua bagian dalam satu kuintiliun detik atau 10 kali lebih baik daripada jam lain.

Jam paling akurat di dunia yang dibuat menggunakan elemen iterbium ini dapat digunakan untuk kemajuan teknologi melampaui ketepatan waktu, misalnya saja sebagai sistem navigasi, medan magnet, bahkan suhu.

"Kestabilan jam iterbium dapat membuka pintu bagi sejumlah aplikasi berguna yang membutuhkan ketepatan waktu tingkat tinggi," ujar Andrew Ludlow, fisikawan National Institute of Standards and Technology yang sekaligus menjadi penulis pendamping dalam publikasi penelitian ini seperti dikutip Sky News Australia, Jumat (23/8/2013).

Jam akurat ini menggunakan teknologi atom, berbeda dengan jam mekanik yang biasanya masih menggunakan bandul untuk menjaganya tetap tepat waktu. Dengan teknologi atom, sinyal elektromagnetik dari cahaya diemisikan pada frekuensi tertentu untuk memindahkan elektron ke dalam atom cesium.

Para fisikawan membangun jam iterbium ini dengan menggunakan 10.000 atom langka yang telah didinginkan dalam suhu 10 mikrokelvin (sepersepuluh juta derajat di atas nol mutlak) dan menjebaknya dalam kisi ruang optik yang dibuat dari sinar laser.

Sinar laser lain, yang menembakkan cahaya sebanyak 518 triliun, memicu terjadinya transisi antara dua tingkat energi pada atom. Jadi, stabilnya komponen pada jam iterbium bisa dikatakan sebagai konsekuensi dari banyaknya jumlah atom yang bekerja dalam sistem ini.

Sebelumnya, para teknisi harus menyamakan waktu dari jam yang baru dibuat dengan mengukur menggunakan jam NIST-F1, yakni sebuah jam yang dijadikan ukuran standar bagi masyarakat AS. Pengukuran harus dilakukan selama 400.000 detik (sekitar lima hari) untuk memastikan jam tersebut tepat waktu.

Berbeda dengan jam lain, jam iterbium hanya membutuhkan waktu satu detik untuk menyesuaikan diri sehingga dapat menjadi sebuah jam yang sangat akurat. Keberhasilan ini dipublikasikan di jurnal Science. (Dyah Arum Narwastu)
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Di Planet Ini, Setiap Hari adalah Tahun Baru

Ilustrasi planet Kepler 78 b yang mengorbit bintangnya hanya dalam 8,5 jam. | Christina Sanchis Ojeda

KOMPAS.com — Manusia harus menunggu 365 hari Bumi untuk bisa merayakan tahun baru. Namun, di Planet Kepler 78b, manusia bisa merasakan setidaknya dua kali tahun baru setiap satu hari Bumi. Seusai lelap tertidur, manusia akan bangun pada tahun yang berbeda.

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Jawabannya adalah pada periode revolusi planet mengelilingi bintangnya. Jarak Kepler 78b dengan bintangnya 40 kali lebih dekat dari jarak Merkurius ke Matahari. Sekali revolusi atau satu tahun di planet itu setara dengan 8,5 jam di Bumi.

Dirilis MIT News, 19 Agustus 2013, Kepler 78b sejatinya adalah planet yang baru saja ditemukan oleh tim ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Tim ilmuwan menemukannya dengan metode transit, yakni melihat turunnya intensitas cahaya bintang saat planet melintas di mukanya.

Data intensitas cahaya bintang telah didapatkan sebelumnya. Dalam penelitian ini, ilmuwan menganalisis data dengan bantuan metode matematika bernama Fourier untuk membantu menandai naik turunnya intensitas cahaya bintang dan polanya. Adanya pola tertentu menandakan adanya planet.

Jarak antara Kepler 78b dan bintang induknya yang sangat dekat membuat suhu di planet ini sangat panas, mencapai 2.760 derajat celsius. Dengan suhu ini, seluruh permukaan planet meleleh, membuat planet menjadi dunia yang diselimuti oleh lava.

Tak usah bertanya apakah planet ini bisa dihuni atau tidak. Dengan suhu ribuan derajat dan permukaan yang dipenuhi lautan lava, kehidupan kompleks seperti tumbuhan, hewan, dan manusia adalah sebuah kemustahilan.

Walau planet jelas tak bisa dihuni, penemuan planet ini tak bisa dibilang sia-sia. Lewat analisis intensitas cahaya bintang, ilmuwan untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi cahaya yang diemisikan oleh planet. Cahaya Kepler 78b diduga berasal dari pantulan cahaya bintangnya dan panas permukaannya.

Mengetahui bahwa planet bisa survive dengan orbit sangat dekat, ilmuwan juga bisa menduga komposisi planet tersebut. Planet hampir pasti kaya akan besi. Bila tidak, planet pasti sudah akan hancur karena gaya pasang dari bintangnya.

Informasi tentang komposisi planet dan cahaya yang diemisikan penting untuk memperkirakan massa planet. Jika massa Kepler 78b nanti bisa didefinisikan, planet itu nantinya akan menjadi planet ekstrasolar seukuran Bumi yang diketahui pasti massanya.

Kepler 78b diduga mengorbit bintang yang masih sangat muda. Kecepatan rotasi bintang itu begitu tinggi, dua kali kecepatan rotasi Matahari. Penemuan Kepler 78b dipublikasikan di The Astrophysical Journal pada 16 Agustus 2013 lalu.

Dalam publikasi berbeda di Astrophysical Journal Letters, tim yang dipimpin oleh Saul Rappaport juga mengumumkan penemuan planet KOI 1843.03. Planet ini mengorbit bintangnya hanya dalam waktu 4,5 jam. Jadi, dalam sehari Bumi, planet itu setidaknya mengalami lima kali tahun baru.
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Tahun Tersingkat di Alam Semesta


Ilustrasi planet Kepler 78 b yang mengorbit bintangnya hanya dalam 8,5 jam. | Christina Sanchis Ojeda
KOMPAS.com - Satu tahun secara astronomi didefinisikan sebagai waktu sebuah planet mengelilingi bintang induknya atau dikenal dengan waktu revolusi. Satu tahun di antara planet satu dengan yang lainnya bisa beragam, salah satunya dipengaruhi oleh jarak antara planet dan bintangnya.

Kini, astronom mengetahui suatu tempat yang mengalami tahun tersingkat di alam semesta. Tempat itu adalah benda langit bernama KOI 1843.03 yang baru saja ditemukan astronom Massachusets Institute of Technology (MIT) dari data wahana Kepler. Satu tahun di planet itu setara dengan 4 jam 15 menit Bumi.

Roberto Sanchis-Ojeda, mahasiswa pasca sarnaja MIT yang terlibat penelitian ini menduga bahwa KOI 1843.03 merupakan sebuah planet. Namun demikian, kebenarannya masih perlu dikonfirmasi. Yang jelas, benda langit tersebut nyata.

Mengorbit bintang sangat cepat, KOI 1843.03 pasti memiliki jarak yang sangat dekat. Dengan jarak tersebut, Sanchis-ojeda mengungkapkan bahwa massa jenis benda langit itu pasti sangat tinggi, lebih atau sama dengan 7 g/cm3.

"Ketika Anda berada sangat dekat dengan bintang, interaksi pasang menjadi sangat kuat hingga bisa mengoyak permukaan dan menghancurkannya. Cara sebuah planet bisa bertahan adalah dengan memiliki massa jenis tinggi," kata Sanchis-Ojeda seperti dikutip New Scientist, Rabu (21/8/2013).

Menurut astronom, 70 persen massa KOI 1843.03 diduga terdiri atas besi, sementara 30 persen lainnya adalah silikat. Bahkan, tak menutup kemungkinan bahwa seluruh KOI 1843.03 adalah besi, membuatnya menjadi bola besi terbesar yang "mengapung" di jagat raya.

Sanchis-Ojeda mengatakan, selain jarak dekat, faktor yang membuat benda langit ini berevolusi sangat cepat adalah kecepatan rotasinya. Bila Bumi mengelilingi Matahari dengan kecepatan 30 kilometer per detik, benda langit ini mengelilingi bintangnya dengan kecepatan 250 km/detik.

Sanchis-Ojeda mengungkapkan, benda langit yang berevolusi sangat cepat seperti KOI 1843.03 mungkin banyak. Ia menemukan setidaknya 20 kandidat planet yang mengorbit bintangnya dalam waktu kurang dari sehari semalam di Bumi.

Astronom belum mengetahui bagaimana sebuah planet bisa berada sangat dekat dengan bintangnya. Diduga, benda seperti KOI 1843.03 sebelumnya terbentuk di wilayah jauh dari bintangnya namun bermigrasi ke dalam. Ada kemungkinan pula, benda langit ini adalah inti planet besar yang bermigrasi.

Dimitar Sasselov, astronom dari Harvard University yang tak terlibat studi, mengatakan, KOI 1843.03 mungkin juga bukan hanya berada di dekat bintangnya, tetapi di dalam atmosfer atas bintang induknya atau koronanya.

Jika benar bahwa planet berada di dalam korona, maka planet ini bisa dikatakan takkan pernah bebas dari radiasi bintangnya. Bagi manusia, benda langit ini sangat mematikan, panasnya melelehkan sementara radiasinya merusak.
Editor : Yunanto Wiji Utomo

Download Modul PLPG 2013 Terlengkap dan Terbaru

Langsung saja di download Modul Materi PLPG 2013 sebagai bekal Sertifikasi Guru Tahun ini dan di Masa-masa mendatang. Bila Link Unduhan Rusak Mohon diberitahu lewat komentar. Semoga Sukses. 

Salam Edukasioner!


  • PLPG TK  Download
  • PLPG SD Download
  • PLPG SD2 Download
  • PLPG SDLB  Download
  • PLPG TIK  Download
  • IPA Terpadu Download
  • PLPG IPS Download
  • PLPG Biologi Download
  • PLPG Fisika Download
  • PLPG Kimia Download
  • PLPG Ekonomi Download
  • PLPG Sosiologi Download
  • PLPG Geografi Download
  • PLPG Sejarah Download
  • PLPG Bahasa Arab Download
  • PLPG Bahasa Jerman Download (belum di Upload)
  • PLPG Bahasa Prancis Download (belum di Upload)
  • PLPG Bahasa Jepang Download (belum di Upload)
  • PLPG Bahasa Mandarin Download
  • PLPG KKPI Download
  • PLPG BK Download
  • PLPG Teknik Bangunan Download (belum di Upload)
  • PLPG Teknik Plumbing dan Sanitasi Download (belum di Upload)
  • PLPG Teknik Instalasi dan Tenaga Listrik Download (belum di Upload)
  • PLPG Teknik Pendingin Download (belum di Upload)

BLOGGERPEDIA : Baca Kumpulan Tulisanku Di Kompasiana

Kategori Headlines

Trending Articles

Aktual

Inspiratif

Bermanfaat

Menarik

Highligt Atau Bacaan Terpilih

FREEZ : Kompas Cetak

Tidak Masuk Kategori

DOWNLOAD BUKU PAKET KURIKULUM 2013

DOWNLOAD KISI-KISI PLPG TAHUN 2013

CHANNEL 5

CHANNEL 4

CHANNEL 3

Silahkan Pelajari Arsip Flash Di Bawah Ini Yang Kami Rangkum Dari Berbagai Sumber ~ Erwin Alwazir
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog Belajar Mengajar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger